Anehnya Laporan Statistik Pendidikan Indonesia

Komentar atas buku Indonesia Educational Statistics In Brief 2014/2015 terbitan Ministry of Education and Culture, 2015 oleh Yoseph Samodra.

 

[1] Buku ini banyak menggunakan kata, frase, maupun kalimat dalam Bahasa Inggris. Judul bukunya saja full in English. Berikut ini cuplikan dari kata pengantarnya:

Buku “Indonesia Educational Statistics in Brief 2014/2015″ ini merupakan salah satu terbitan tahunan dari Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Buku ini terdiri dari empat bagian,

Katalog dalam terbitannya pun bentuknya seperti ini:

CATALOGUING PUBLICATION

Indonesia Educational Statistics In Brief = Ringkasan Statistik Pendidikan Indonesia 2014/2015 Ministry of Education and Culture

-Jakarta: MoEC, 2015

xix, 148; 21 cm

(Ringkasan Statistik Singkat Pendidikan Indonesia = Indonesia Educational Statistics In Brief)

Yearly = Tahunan

ISSN 1410-1556 379.598 021 2

  1. EDUCATIONAL STATISTICS
  2. SCHOOL STATISTICS
  3. STATISTICAL DATA
  4. STATISTICAL TABLES
  5. MINISTRY OF EDUCATIONAL AND CULTURE

INDONESIA, EDUCATIONAL STATISTICS IN BRIEF, 2014/2015

 

[2] Dalam buku ini Indonesia dibagi menjadi dua oleh kepentingan penyusunan data.

 

Indonesia Barat: Kumpulan data dari provinsi-provinsi di daerah Indonesia bagian barat yang terdiri dari 16 provinsi yaitu Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Dl Yogyakarta, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung dan Bali.

 

Indonesia Timur: Kumpulan data dari provinsi-provinsi di daerah Indonesia bagian timur yang terdiri dari 16 provinsi yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

 

[3] Peta Indonesia yang ada di halaman 4 sulit dipahami. Salah satu sebabnya adalah pembagian daerah tanpa dasar yang jelas dan konsisten, dengan penggunaan warna-warni yang mencolok.

peta-republik-indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *