Bakso di Berbagai Budaya

Di seluruh dunia bakso memiliki popularitas yang tinggi dengan berbagai sebutan, seperti bola-bola di Filipina, albondigas di Portugis dan Brazil, dan tentu saja meatball di negeri berbahasa Inggris. Bola-bola daging ini dapat dimasak dengan cara digoreng, direbus, dikukus, atau dipanggang. Penyajiannya pun bisa menggunakan saus atau kuah panas, kadang-kadang disertai spageti/mi dan aneka pelengkap.

Pada dasarnya resep bakso adalah daging giling atau daging cincang (bisa dari beberapa jenis binatang) yang direkatkan dengan telur, susu, bahkan remahan roti. Tak lupa berikan bumbu dalam adonan sebelum dibentuk menjadi bola-bola daging yang siap dimasak. Cara memasaknya bisa dengan dioseng, digoreng, dipanggang, atau direbus.

 

Baca juga:

 

Sebagai anak yang dibesarkan di Malang saya sangat senang makan bakso. Bakso Malang sudah menjadi salah satu kekayaan kuliner Indonesia. Ciri khas bakso asal Malang yaitu menggunakan daging sapi dan tepung kanji, bulat sedang, dimasaknya dengan direbus, disajikan dengan kuah kaldu panas dengan taburan bawang goreng, irisan daun bawang dan seledri, serta meskipun kini agak jarang dijumpai: tauge kecil, irisan kol, dan remahan bihun goreng krispi. Pelengkapnya antara lain: tahu goreng, tahu rebus/kukus, mi kuning, mi putih (soun), siomay basah, siomay goreng, dan lontong. Pemadu rasa yang wajib ada namun tak wajib dipakai semua antara lain: garam, vetsin (MSG), saos tomat (yang kadang berasa ubi dan pepaya, hehehe), kecap manis, dan sambal cabai giling. Jangan lupa, kerupuk juga wajib disertakan setiap kali orang Jawa Timur bersantap.

Resep bakso sangat bervariasi, daging yang digunakan bisa daging unggas (biasanya ayam), kambing, domba, sapi, babi, bahkan ikan. Selain daging kita juga memerlukan telur atau tepung sebagai pengikat adonan bakso. Beberapa resep bakso juga menggunakan remahan roti, keju, susu, dan sayuran untuk menambahkan variasi tekstur. Untuk bumbu dapat menggunakan bawang putih, bawang merah, bawang bombay, lada, garam, dan bumbu lain. Ada pula yang menambahkan cabai hijau dan jahe dalam resep baksonya.

Kini di Malang sudah banyak variasi bakso. Ada bakso bakar yang merupakan bakso rebus biasa tapi ditiriskan dan ditusuk-tusuk seperti sate lalu dibakar. Penyajiannya dengan siraman saus kacang yang creamy plus kecap manis. Ada pula bakso goreng, yaitu adonan bakso tapi dengan kandungan tepung lebih banyak yang digoreng garing. Bisa disajikan sebagai bagian dari bakso ‘komplit’ berkuah, atau diiris-iris dan dijadikan kudapan layaknya keripik. Untuk pelengkap santap bakso kini sudah banyak yang menyediakan cuka dan lada di meja. Namun untuk rasa asam yang segar saya lebih menyarankan menggunakan perasan jeruk nipis. Sambal cabai giling pun kadang sudah ditemani dengan saus sambal botolan.

Sangat sulit untuk menemukan resep asli bakso dari peninggalan nenek moyang kita. Setiap bangsa memiliki versi baksonya masing-masing, pun lengkap dengan sejarahnya. Asumsi umum yang beredar adalah bahwa daging tergolong sebagai bahan makanan bernilai tinggi, sehingga setiap bagian daging harus dimanfaatkan, dan sisa-sisa daging dicincang dan dibentuk jadi bakso. Legenda menyatakan bahwa Persia kemungkinan besar adalah asal dari resep bakso karena ‘kofta’ adalah kata dalam bahasa Persia yang berarti ‘bola-bola daging cincang’. Telah ditemukan resep bakso dari jaman kekaisaran Romawi pada tahun 25 Masehi, sedangkan di Tiongkok resep bakso paling tua ditemukan dari jaman Dinasti Sui (sekitar tahun 589-618 Masehi). Yang agak baru adalah ditemukannya tulisan tentang ‘keftedes’ di Yunani bertahun 1381.

meatball with sauce

Bentuk bakso ya harusnya bulat seperti bola, lagu ‘Abang Tukang Bakso’ menggambarkannya mirip bola ping pong atau tenis meja, namun ‘kofta’ di Turki bentuknya silinder seukuran lebih besar dari jempol tangan, seperti tampak pada gambar di atas. Bakso dari beberapa gerai waralaba di Indonesia juga ada yang berbentuk kotak, biasanya dibuat dalam ukuran besar, lalu dipotong kotak-kotak. Bakso hibrida juga sudah mulai terkenal sebagai oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu bakso, berupa tahu goreng yang diisi adonan bakso, bentuknya bisa segi empat atau segitiga.

Bakso Italia

Bakso di Italia sejatinya tak pernah dipasangkan dengan spageti atau pasta jenis apapun. Spaghetti with meatballs yang banyak dikira asli Italia adalah temuan pendatang Italia yang bermukim di Amerika. Bakso Italia disebut dengan polpette, dianggap sebagai makanan utama. Bakso berukuran besar dengan bahan dasar daging giling (biasanya daging babi), telur, dan remahan roti. Cara memasaknya digoreng hingga kecoklatan, lalu dididihkan dalam saus tomat, dan siap disajikan (biasanya satu porsi terdiri atas 2-3 bakso). Bakso Italia ukuran kecil sering pula dijuluki polpettines.

Bakso Amerika dengan Pasta

Jadi seperti sudah disampaikan di atas, spaghetti and meatballs adalah menu bakso asli Amerika Serikat. Makanan ini pada dasarnya merupakan gabungan dari spaghetti alla Bolognese dengan tambahan saus daging marinara. Dagingnya dibentuk bola, tapi dapat dihancurkan dan kemudian dimakan bersama dengan pasta. Selain dengan spageti, bakso Amerika juga cocok disandingkan dengan makaroni. Ukuran Bakso Amerika Serikat kira-kira normalnya seukuran kepalan tangan.

Bakso Turki: Akcaabat Kofta

Kofta adalah bakso asal Turki yang menyebar ke daerah Balkan dengan berbagai variasinya (seperti shish dan tire). Bentuknya macam-macam, bahkan ada yang berbentuk silinder sepanjang jempol. Akcaabat menunjukkan bahwa baksonya dipipihkan agar hasil akhirnya lebih renyah dan matang lebih merata saat dipanggang. Kofta (dapat pula dilafalkan sebagai koofteh atau kufteh) juga merujuk pada bola-bola daging ataupun meatloaf yang ada di Afghanistan, Azerbaijan, Pakistan, India, Israel, Arab, dan Iran. Awalnya dibuat dengan sisa potongan daging yang sayang jika dibuang begitu saja. Kofta tradisional dicampur dengan nasi atau kacang-kacangan, mungkin dengan alasan yang sama dengan orang Italia menambahkan remahan roti pada adonan bakso, yaitu untuk memungkinkan memberi makan banyak orang dengan daging yang sedikit.

Bakso Swedia: Kottbullar

Kottbullar dipopulerkan oleh Ikea, bakso berukuran kecil terbuat dari daging giling dengan roti yang direndam susu dan krim, disajikan dengan kentang, kuah kecoklatan, serta saus lingonberries. Ikea pernah harus menarik baksonya dari gerainya di 14 negara karena otoritas Ceko menemukan adanya kandungan daging kuda (yang berasal dari Amerika Selatan) di sampel bakso yang diperiksa. Variasi kottbullar bisa dijumpai di seluruh area Skandinavia. Legenda menyatakan bahwa bakso ini aslinya adalah ciptaan Turki, karena ketika Raja Swedia Charles XII sedang dalam pengasingan di Istanbul sangat menggemari bakso Turki. Sehingga ketika dia kembali dibawalah resep bakso untuk mengenang kehidupannya di pelarian. Di tempat dimana daging susah didapatkan atau berharga mahal, penambahan remah roti adalah pilihan yang cerdas dan lezat.

Bakso Spanyol: Albondigas

Albondigas adalah makanan orang-orang Berber yang dibawa ke Spanyol pada masa kekalifahan Islam. Nama albondigas berasal dari kata Arab al-bunuq, yang secara harafiah berarti hazelnut, menggambarkan bentuk bola daging yang menyerupai biji hazelnut.

Bakso Polandia

Terdapat berbagai variasi bakso di Polandia, yang paling populer adalah yang disajikan dengan saus jamur liar.

Bakso Romania: Chiftele

Bila di negara lain bakso disajikan dengan kentang, maka orang Romania memilih memasukkan serutan kentang dalam adonan baksonya. Kadang ada pula yang memasukkan parutan wortel dalam resep Bakso Romania. Baksonya berukuran besar, agak pipih, umumnya terbuat dari daging sapi atau babi. Bakso Romania dapat disajikan dengan kentang, nasi, sebagai sandwich, atau ditaruh di atas irisan tomat.

Bakso Belanda

Sejenis bakso yang namanya terkenal adalah bitterballen, meskipun rasanya mirip kroket karena bahannya adalah daging, susu, dan dicampur kentang. Jika anda sedang berada di Belanda pada hari Rabu, anda mungkin akan mendengar seseorang berkata “Woensdag, gehaktdag,” yang artinya “Wednesday, meatball day.”

 

Sumber: seword.com/sosbud/sejarah-bakso-bulat-seperti-bola-pingpong/; finedininglovers.com/stories/types-of-meatballs-italian-swedish/; foreignpolicy.com/2013/02/25/the-untold-story-of-the-ikea-meatball-scandal-is-that-swedes-love-horse-meat/; weretalkingaboutfood.com/recipe/kofta-the-meatball-no-one-is-talking-about/; brooklynmeatballcompany.com/our-story/; forknplate.com/2015/03/09/meatballs/.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *