Kisah bayi yang dilahirkan DUA kali

Margaret Boemer dikabari dokternya bahwa bayi yang dikandungnya menderita sacrococcygeal teratoma, tumor langka yang berada di tulang ekor sang jabang bayi. Diperkirakan kejadian tumor ini 1 di antara 40.000 kehamilan.

foto bayi dua kaki

Lalu dokter menyarankan Boemer dan suaminya untuk mau dirujuk ke rumah sakit yang lebih spesialistik di Houston untuk mendapatkan opini tambahan. Salah satu rumah sakit di Houston “sangat menyarankan” untuk mengakhiri kehamilan tersebut. Sedangkan, dokter-dokter di Texas Children’s Hospital lebih optimis, dan setuju bahwa pembedahan in utero akan dilakukan pada Lynlee, nama jabang bayi perempuan di kandungan Boemer itu.

 

Baca juga:

 

Kehamilan Boemer sudah 23 minggu 5 hari, jika operasinya gagal dan Lynlee harus dilahirkan, maka sang bayi di ambang batas viabilitas, peluangnya untuk bertahan hidup sebesar peluangnya untuk tak mampu bertahan. Pembedahan dilakukan, dan setelah mengangkat sekitar 90 persen tumornya, Lynlee dikembalikan ke dalam rahim ibunya. Rahim kembali ditutup dengan jahitan kedap air, yang menimbulkan kekhawatiran karena rahim tersebut akan terus berkembang. Boemer harus bed rest total sepanjang sisa masa kehamilannya, dan semuanya lega ketika melihat perkembangan Lynlee.

Mendekati usia kehamilan 36 minggu, Boemer menjalani bedah caesar. Lynlee lahir “kedua kalinya” dengan berat 5 pon 5 ons. Di akte kelahirannya Lynlee mendapatkan tambahan nama tengah: Hope.

 

Diterjemahkan dan diringkas oleh Yoseph Samodra a.k.a. dokteryoseph.

Selengkapnya bisa dibaca di sini: The baby who was ‘born’ twice.

#banyakbaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *