Iodium dan Pemilihan Jenis Garam Rumah Tangga di Wilayah Pegunungan Cianjur

Jurnal penelitian yang dianalisis untuk direview berjudul “Pengetahuan, Sikap, dan Praktek Gizi Ibu Terkait Iodium dan Pemilihan Jenis Garam Rumah Tangga di Wilayah Pegunungan Cianjur” yaitu jurnal penelitian karya dari Leily Amalia dkk, dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), Institut Pertanian Bogor.

Penulisan jurnal penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah gangguan akibat kekurangan iodium (GAKI) di Indonesia yang hingga saat ini masih menjadi masalah gizi masyarakat disamping kurang energi protein, anemia gizi besi, dan kurang vitamin A. Menurut hasil pemetaan nasional yang dilakukan oleh Bappenas, menunjukkan adanya peningkatan prevalensi GAKI pada anak SD dari 9,8% pada tahun 1998 menjadi 11,1% pada tahun 2003. Meskipun pemerintah telah mengupayakan penanggulangan masalah GAKI dengan cara mewajibkan fortifikasi iodium pada garam (Kepres no.69 tahun 1994), dan pada tahun 2010 pemerintah Indonesia juga telah melakukan program Universal Salt Iodization (garam iodium untuk semua) dengan target 90% rumah tangga mengonsumsi garam beriodium cukup (>30 ppm), namun menurut data Riskesdas bahwa baru 62,3% rumah tangga yang mengonsumsi garam beriodium dalam jumlah mencukupi.

-= Dapatkan potongan harga spesial untuk aneka barang, klik iklan berikut ini =-

-=-

Fokus penelitian dalam jurnal ini adalah masyarakat di daerah pegunungan dimana defisiensi iodium banyak terjadi, yang jauh dari lokasi sumber pangan iodium, yaitu pangan laut. Selain itu juga banyak ditemukan pangan nabati yang mengandung bahan goitrogenik (asam dan tiosianat) yang mudah tumbuh dan banyak di daerah pegunungan. Pada penelitian ini fokus utamanya yaitu masyarakat di daerah Cianjur, Jawa Barat, dimana di daerah ini merupakan daerah pegunungan yang berbukit-bukit, ditambah menurut data Riskesdas bahwa di Cianjur cakupan garam cukup iodium pada rumah tangga hanya 47,2% dimana hasil ini lebih rendah dari cakupan nasional yang mencapai 62,3%.

Berdasarkan paparan tersebut, maka penelitian dari jurnal ini dilakukan oleh penulis (Amalia dkk) dengan tujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan praktek gizi terkait iodium pada ibu rumah tangga dan juga untuk menganalisis praktek pemilihan dan penggunaan garam beriodium rumah tangga.

Penulis dalam penelitian ini berasal dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, yaitu Leyila Amalia dkk. Menurut analisa saya, dengan melihat latar belakang pendidikan/pekerjaan penulis berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang cukup di bidang yang dia teliti, dimana bidang yang diteliti di sini juga terkait gizi yang berhubungan dengan garam beriodium.

Sistematika penulisan telah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil & pembahasan, kesimpulan, ucapan terima kasih, dan daftar pustaka. Judul penelitian yang digunakan oleh penulis juga cukup jelas, akurat, tidak ambigu, dan menggambarkan apa yang diteliti. Pada bagian abstrak menurut saya sudah baik, karena penulis mampu menggambarkan secara jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian, metodologi dan hasil yang didapatkan serta mencantumkan kata kunci. Namun, jurnal ini tidak memberikan rekomendasi apa yang diberikan untuk penelitian selanjutnya.

Menurut analisa saya, metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini sudah cukup tepat dimana fokus penelitian yang tujuannya untuk menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan praktek gizi terkait iodium pada ibu rumah tangga dan juga untuk menganalisis praktek pemilihan dan penggunaan garam beriodium rumah tangga, yaitu metode cross sectional dimana jenis penelitian ini berusaha mempelajari dinamika hubungan/korelasi antara faktor-faktor resiko dengan dampak atau efeknya. Kelebihan dari rancangan studi ini adalah kemudahannya untuk dilakukan dan murah, sebab tidak memerlukan follow up, jika tujuan penelitian hanya “sekedar” mendeskripsikan distribusi penyakit yang dihubungkan dengan paparan faktor-faktor penelitian, maka pemilihan studi ini merupakan rancangan studi yang cocok, efisien dan cukup kuat secara metodologik. Namun yang saya masih bingung atau bisa dibilang sedikit ragu adalah pada bagian jumlah dan cara pengambilan subjek. Jumlah subyek yang ditetapkan menggunakan rumus Lemeshow dimana pada bagian “d” atau di bagian ketelitian dituliskan yaitu (0,08) dimana yang dimaksudkan disini adalah hasil yang diharapkan dari penelitian ini ± 8% dari jumlah P yang dimaksudkan dimana P ini sendiri merupakan estimasi cakupan konsumsi garam beriodium di Kabupaten Cianjur dimana ditulis 47,2%. Seharusnya hasil yang keluar di hasil penelitian ini setidaknya ± 8% dari 47,2% yaitu di antara angka 39,2% sampai angka 55,2%, tetapi hasil dari penelitian ini menunjukkan angka 11,1%. Ini sangat jauh dari harapan atau jauh dari target yang seharusnya. Dengan hasil yang seperti ini, saya sedikit ragu apakah hasil dari penelitian ini bisa dikatakan valid atau tidak. Apakah ada kesalahan dalam pemilihan subyek atau ada kesalahan dalam penghitungan data? Banyak faktor yang bisa mempengaruhi hal ini. Mungkin ini bisa menjadi masukan untuk penelitian selanjutnya juga dalam memperhatikan masalah metode penelitian.

Pada bagian penulisan hasil dan pembahasan, menurut penelaah terdapat beberapa typo karena adanya perbedaan penulisan hasil dalam bentuk % yang mungkin penulis salah atau typo dalam penulisan hasil dalam bentuk %. Menurut penelaah hal ini akan mengurangi kekuatan jurnal penelitian ini. Hasil dari penelitian ini dalam bentuk %, jika ada perbedaan penulisan atau penulisan hasil sedikit saja, itu akan membawa pengaruh besar dalam hasil dan untuk penelitian berikutnya. Perbedaan 1% saja itu bisa menimbulkan perbedaan yang cukup siginifikan jika dalam hasil %. Selain itu, materi yang ditulis pada bagian pembahasan juga kurang mendalam dan saran saya bagi penulis agar lebih memperbanyak koleksi kosa kata supaya kalimat yang ditulis lebih menarik dibaca dan mudah dipahami.

kadar yodium dalam garam masyarakat

Jurnal penelitian ini termasuk cukup bagus, pada bagian penutup sudah memuat kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian. Penulis juga mencantumkan saran-saran sebagai harapan untuk kondisi subyek penelitian menjadi lebih baik, sebagai salah satu solusi dari permasalahan yang terjadi. Namun sangat disayangkan, saran yang penulis tulis hanya untuk Dinas Kesehatan setempat dan hanya untuk Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Penulis tidak menjelaskan saran untuk penelitian selanjutnya. Seperti contohnya bisa menyarankan untuk penelitian selanjutnya untuk tetap melihat perkembangan/kelanjutan terkait GAKI ini sendiri di tempat penelitian ini dengan desain penelitian kohort dimana dengan desain kohort itu bisa melihat perkembangan GAKI itu sendiri apakah semakin meningkat tiap tahunnya atau menjadi lebih baik angka dari GAKI itu sendiri dengan subjek yang sama. Dimana penelitian kohort itu dapat membandingkan dua kelompok, yaitu kelompok subyek dengan faktor risiko positif dan subyek dari kelompok kontrol sejak awal penelitian, juga secara langsung menetapkan besarnya angka resiko dari waktu ke waktu, dan keseragaman observasi terhadap faktor resiko maupun efek dari waktu ke waktu. Hal ini bisa menjelaskan lebih jelas mengenai hubungan antara faktor resiko dengan efek suatu penyakit.

Setelah menganalisa secara keseluruhan, menurut saya jurnal penelitian ini secara sistematika sudah cukup bagus karena penulis telah mengikuti aturan penulisan yang benar, namun dari segi teori atau metode penelitian masih banyak kekurangan sehingga mempengaruhi hasil dari penelitian ini. Jurnal penelitian ini masih patut dipertanyakan apakah layak untuk diterbitkan karena melihat banyak kekurangan seperti ketidaksesuaian hasil penelitian dengan metode penelitian yang dipakai. Hal ini mengurangi ketepatan dan mengurangi kekuatan jurnal ini untuk bisa dipercaya dan menjadi acuan untuk penelitian-penelitian yang lain.

Dikirim oleh Yosephine Muliana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *